Posts Tagged With: p200ns

Impresi Pulsar 200NS Setelah 2700 km, Sebuah Testimoni Dari India

Assalamualaikum wr wb,

Brosis, hal yang paling penting dalam mempertimbangkan keputusan untuk beli motor adalah Testimoni pemilik, ya bagaimana pengalaman memakai motor tersebut sebagai motor harian, kali ini SV Blog coba menerjemahkan dan meringkas testimoni seorang pengguna Bajaj Pulsar 200 NS dari india namanya  Surojid Sadhu , mungkin ngga terlalu lengkap, kalao mau detil cekidot aja disini brosis, in english :)

======================================================
Beli -                                     17  Juni  2012
Total kilometer  –      2.653 Km

Surojid memberikan skor 5 bintang untuk sempurna, nah..mari kita bahas satu satu :)

1. Handling     5 dari 5

Saya tidak ragu kalau handling adalah salah satu faktor yang mengejutkan pada p200ns ini, sangat mudah mengendalikan motor di jalan bebas hambatan yang berkontur halus, melaju di keramaian maupun medan offroad, radius putar agak lebar, namun ngga terlalu jadi masalah bagi saya, tinggal membiasakan aja

Kebanyakan saya melintasi jalanan kecil, saya merasa sangat nyaman dengan handlingnya meskipun itu di medan offroad

2. Akselerasi /top speed/braking – 4.5/5

Saya bukan orang yang tepat untuk ngetes topspeed, cuma mentok 122 kpj :) saya bukan speed freak yang suka menjelajah dengan angka tiga digit pada spidometer saya :) saya hanya bahagia ketika untuk meraih topspeed ngga perlu usaha keras, tinggal ngegas aja, spped diinginkan tercapai.

Nah akselerasi ngga seenak Pulsar 200/220 yang sudah terasa pada rpm rendah, nah pada 6500 -7000 rpm baru terasa powernya :)

saya ngga terlau bisa merasakan sensasi akselarasinya namun aksi overtake di jalan lurus enak banget, kayak ngga ada usaha.

nah soal pengereman alias braking saya merasa remnya agak “spongi” (SVBlog : spongy itu berongga ya? :mrgreen: ) tapi so far so good koq, ngga terlalu bahaya :)

3. Build Quality : 4,5 dari 5

Gejala bodi geter belom terasa sampe kisaran 7000 rpm, namun lebih dari 8000 rpm gejala geter dah mulai terasa, namun belum sampe menghilangkan pandangan dari spion  (SV blog : haduhhhh :D ).

Kualitas plastik bagus banget, tapi gejala getar di jok mengganggu banget (saya coba duduk tanpa jok dan pakai jok) kayaknya gap antara jok dan sasis kudu dikurangi. (SV blog, pakai karet aja kali ya :)  )

nah, kalau kenalpot terbukti banget bisa melibas banjir, no comment, liat aja gambar dibawah bro :)

4. Ban, skor cuma 3 dari 5 !

haduh..bannya bikin ngga pede cornering di jalan basah bro, sering terasa gejala slip sedikit di tikungan…namun dijalan kering OK. Kalau jalan off road no problem :)

sempat nyoba akselerasi di jalan basah, rada spin :( namun ok untuk hard braking

5. bahan Bakar  : 35-38 km per liter

ini jumlah rata2 setelah 1200 km bro, dalam berbagai kondisi :)

6. Pengalaman lain setelah  ~2700 kms

  1. mode lepas tangan motor  sedikit condong ke kiri, tapi ngga ganggu keseimbangan
  2. ada noise pada visor diatas 6000 rpm
  3. lampu netral terkadang ngedip
  4. perpindhan gigi sangat halus, ada error 2-3 kali
  5. walau pake rear Hugger, namun masih ada lumpur nyiprat kalo melaju kenceng

Panas Mesin Gimana?

Ngga ada, fan radiator  bekerja cukup baik saat dibutuhkan

 After Sales (2,5 dari 5 )

( SV blog : ternyata brosis, layanan after sales india juga bukannya tanpa masalah :) )

kesimpulan

“Saya tidak berharap motor ini tanpa cacat, ngga praktis juga, saya hanya ingin motor yang bisa bawa saya kemana saja dan saya nyaman membawanya dengan mileage yang pantas  :)”

======================================================

demikian brosis , semoga bermanfaat :)

Categories: roda dua, Two Wheels | Tags: , , , , , , , , , , , , | 25 Komentar

Opini Biker Sayang Keluarga : Dari Pada Beli KTM Duke 200 mending beli P200NS plus Mobil Mercy :D

Assalamualaikum wr wb

Brosis, menarik juga baca-baca berita mengenai munculnya KTM Duke 200 yang udah mulai seliweran di Jakarta sama Bandung, berita dari mas IWB sama kang haji Taufik, he..meski over price tapi tetep aja ada yang mau beli, uang dah belebih kali ya :), nah gimana buat yang keuangannya tanggung, punya tanggungan keluarga, tapi juga pingin tampil mentereng,

nah, imho nih..coba sabar dikiit aja..tunggu P200 NS sambil berburu mobil seken..contoh nih disini, anggap aja P200 Ns 25 Jt, trus mobil Mercy ini 43 Jt, baru 68 brosis, sepertinya pilihan ini lebih value deh :)

monggo dikomeng brosis :)

Categories: roda dua | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , | 12 Komentar

Launching P200NS diundur tahun depan? Kesempatan Honda Teralis dan New Yamaha Vixion 2012 Curi Start !

Assalamualaikum wr wb

Pagi Brosis, gimana ibadahnya ???  :)…

Barusan SV Blog baca motorplus sempet kaget juga…hwaduh..pulsa 20 ribu belum masuk..eh..maksudnya Pulsar 200 NS diundur loncingnya tahun depan bro, infonya cekidot aja dimarih

Nah lho, kecewa?? :(… :D, he sebagai pengamat motomotif, SV blog gimana gitu :)

Nah, tapi ini bisa ditangkap sebagai peluang bagi AHM dan YMI buat menggenjot riset dan pengembangan si misterius teralis dan All New Yamaha Vixion untuk hadir lebih awal, minimal untuk menggempur pasar peminat motor yang tidak terjangkau informasi via jagad maya ….

Seperti Honda Teralis yang makin gamblang aja isu berkembangnya semoga bener sesuai dengan sketsa seperti SV blog dapet di blog P2R

 

Nah, soal Vixion ga perlu ditanya lagi deh, secara Vixion yang lama aja udah meraja di kelas sport mid end, kayaknya versi baru 2012 hanya sebagai pelengkap aja, model lama tetep kenceng secara ban cungkring :D

 

So, makin seru persaingan, konsumen makin diuntungkan, begitu ngga brosis??

Wassalam

Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 14 Komentar

Narsis dengan P200 NS !!!

Categories: Moto Sport, roda dua | Tags: , , , , , , | 3 Komentar

Seandainya Honda Teralis berkubikasi 200 CC, head to head dengan KTM Duke 200, bagaimana kans New Vixion dan Pulsar 200NS?

Brosis :) Walaupun rumor yang berkembang sekarang bahwa Honda Teralis bermesin DOHC 150CC miliknya CBR150 dengan beberapa ubahan, namun bagi pembaca tetep saja hal yang misterius, kita ngga pernah tahu bagaimana strategi Honda dengan bayi misteriusnya ini, so rasanya ngga akan salah kalau kita lebih kreatif dalam memprediksi, sapa tahu bisa jadi masukan bagi pabrik sayap terbang :)

Gini lho bro, dari beberapa artikel yang saya baca baik itu dari warungnya Mas Taufik, maupun mas IWB dan tanggapan-tanggapan yang muncul beragam, hampir semua pesimis bahwa Honda Teralis akan bisa menjadi Vixion Killer, secara dengan kubikasi 150CC plus remapping ECU yang tentu saja tidak akan sama dengan CBR150, kurang dikit :) dengan perbaikan daya dan torsi di putaran bawah. Ya kenapa juga ngga jadi pesimis, lha Vixion aja udah bagus, napa pilih yang lain? :D, mana aksesorisnya makin ajib pula.

Nah, dengan sedikit khayalan kreatif mari kita berasumsi bahwa pihak pabrikan sayap mengubah strategi dengan menaikkan kubikasi Honda teralis menjad juga 200 CC, dengan asumsi juga bahwa spesifikasi yang lain masih sesuai dengan rumor yang beredar, Ada dua opsi kenaikan disini, yang pertama bore up silinder dan yang kedua adalah menaikkan stroke.

  1. Bore Up Silinder : mirip banget dengan kisah pabrikan garpu tala mencangkokkan mesin Jupiter MX 135 ke Vixion, nah hasil yang didapat hanyalah perbaikan horse power, karakter mesin cenderung kuat hanya pada putaran tinggi, sedang daya mesin di putaran rendah memble :(, akibatnya bisa brosis rasakan kalau nanjak tenaganya cepet drop, pasang ban lebar berasa banget tarikan berat, kudu sering selip kopling buat ngejar akselerasi.
  2. Menaikkan panjang stroke : karakter mesin akan mirip dengan tiger lama yang overstroke, torsi badak kuat di tanjakan, tipikal cruiser bisa menjelajah dengan putaran mesin rendah pada kecepatan jelajahnya..tentu saja mengorbankan horse power :)
  3. Bore dan stroke dua duanya up :)…pilihan tengah2 he, paling banyak menghabiskan dana secara mengubah keseluruhan, common parts makin sedikit :)..tapi engineer lebih bebas berkreasi.

Dan..Taraaaaaaaaaaa…speknya langsung head to head dengan KTM Duke 200, hmm rasanya bikin power 24 HP kayak duke urusan gampang bagi Honda, namun durabilitas dan konsumsi bensin gimana? trus apa masih bisa minum premium? (xixixixi :mrgreen: )

Nah ide mengenai pengaturan power sangat baik dipertimbangkan untuk membuat beberapa mode ECU dan pengapian

  1. Econo Mode : merupakan setting ECU dan pengapian paling ideal untuk mengejar irit, tarikan gas rendah, cocok buat cruising, serta kalo bisa minum bensin oktan rendah macam premium
  2. Performance Mode : setting ECU dan pengapian paling pas buat mengejar akselerasi dan top speed, tentu saja boros dan butuh bensin beroktan tinggi minimal pertamax secara setting CDI lebih maju rawan detonasi kalau masi pake premium.

Nah…kalo begini apa ngga ketar ketir New Vixion? Kalo P200NS mah cuma tinggal ngejar 3S ajah :)

Categories: roda dua, Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 12 Komentar

Perang Antara Honda Teralis, New Vixion dan P200NS : Enak Tapi Murah


(teralis, bukan honda :roll: )

Brosis…menarik banget baca baca ulasan mengenai rumor yang berembus kencang mengenai si misterius Honda Teralis, New Vixion 2012, dan our new Rookie…ya siapa lagi kalo bukan Bajaj Pulsar 200 NS, yang akan nongol akhir tahu 2012 ini, seperti diulas kang Taufik, IWB  dan Mbah Dukun…dan lain2nya…he..maaf ya ngga di teg :mrgreen:

ulasan nya banyak banget mulai spek mesin rangka sasis serta desain bodi beserta teknologi2 tetek bengeknya yang bikin mblenger juga :)

Rata2 semuanya  menawarkan harga dibawah kisaran 25 JT, sebuah angka psikologis bagi penyuka motor sport batangan yang dulu direperesentasi oleh Honda Tiger, dan sekarang sepertinya kue itu diambil alih oleh Yamaha Vixion

Jadi inget banget sebuah artikel yang saya baca di Tabloid MotorPLUS, kira2 beberapa tahun sebelum Vixion Nongol, maaf buat redaktur moplus yang baca mohon koreksi andai saya salah :)

Diceritakan bahwa waktu itu honda dan yamaha sedang riset motor cowok gimana yang ideal buat orang Indonesia akhirnya didapat hasil polling begini:

  1. Rangka Perimeter (Deltabox atau Trellis ya sami mawon) nunut Ninja 150 yang waktu itu baru nongol
  2. Mesin 4 Tak 150 CC water cooled/ air cooled juga masih bisa diterima
  3. Desain Sporty (Racing Look)
  4. Monoshock
  5. harga murah (antara mega pro dan tiger )

nah sekarang secara jaman udah berubah (bayangkan beberapa tahun sebelum lahir Vixion (sekitar 2000-2007) artinya masyarakat ngertinya mongtor yang biasa2 aja macem tiger, thunder 250, scorpio, semuanya masih aja menurut selera masyarakat keBapakan (baca: motor buat dipake, bukan buat gaya hidup juga), modelnya ngga ada racing look sedikitpun :(

Sedang motor racing yang keren2 waktu itu selain Ninja juga diwakili oleh Yamaha TZM 150, dan Honda NSR 150, semuanya 2 Tak, boros biaya hidup secara boros bensin dan beli oli samping :(, harganya juga ngga ketulungan :(

So, sekarang kue itu mulai terasa enak, walaupun hanya menikmati wangi2nya via gambar, spyshoot, dan tentunya konsumen berharap bisa icip2 via testride. dan harganya masih dibawah rentang mega pro dan tiger

Categories: roda dua, Two Wheels, Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 8 Komentar

Pulsar 200NS, mengapa Riau?

Foto Moy

Assalamualaikum Wr Wb

Pagi2 blogwalking di tulisan kang Haji Taufik, Mbah Dukun, IWB, KDW,Hadiyanta dan Irfan jadi tertarik nih, napa heboh bin kaget banget yah ada Pulsar 200NS nongol di propinsi Riau?

(foto Kang Taufik)

Akhirnya saya iseng berkunjung ke situs berita Riau, mencari cari info seputar Bajaj, nah, di harian RiauTerkini, terlihat bahwa penjualan Bajaj di Riau adalah yang terlaris keTIGA nasional, cekidot disini brosis

Marketing Support PT BPN Pekanbaru, Randy Wirahadi Saputra mengatakan kepada riauterkini.com saat disambangi ke kantornya Jalan Riau Nomor 22 ABC Pekanbaru, Kamis(12/1/12), Provinsi Riau merupakan pasar yang sangat potensial untuk pemasaran produk pabrikan India tersebut. Hal ini dibuktikan, selain menempati peringkat ke tiga penjualan secara regional area, penjualan Bajaj Pulsar tahun 2011 berhasil melebihi target yang telah di tetapkan BAI.

“Di bulan Agustus saja penjualan kita sudah mampu memenuhi target untuk satu tahun. Otomatis untuk bulan berikutnya kami tinggal menikmati kelebihan target yang sudah dicanangkan, “tuturnya ramah tanpa menyebutkan angka pastinya.

selanjutnya kata GM Bajaj Riau :

Main dealer Bajaj PT Persada Nusantara(BPN), mengusung target tinggi untuk penjualan Bajaj tahun 2012 di wilayah Riau-Sumbar. Jika sepanjang 2011 penjualan Bajaj lebih dari 2000 unit, maka tahun ini Bajaj optimis mampu memasarkannya dua kali lipat.

Hal ini disampaikan General Manager Operasional PT BPN Syamsurizal baru-baru ini kepada riauterkini.com saat menggelar temu ramah dengan sejumlah wartawan di Bebek Goreng Slamet Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Dikatakan pria asal Bandung yang baru saja menahkodai PT BPN, tingginya potensi pasar Bajaj di dua wilayah bertetangga, membuat pihaknya optimis target 4000 unit akan bisa tercapai. Indikasinya, selain motor Bajaj terus mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, tawaran kerjasama dari mitra bisnis pun terus berdatangan.

“Seperti baru-baru ini, bersama mitra bisnis, kami baru mengoperasikan diler baru dengan fasilitas 3S di daerah Panam Pekanbaru. Dan ini akan terus kami tingkatkan sebanyak-banyaknya,

So,  menurut saya ada beberapa faktor juga selain angka penjualan diatas yang menjadi faktor, bahwa propinsi Riau adalah salah satu target utama penjualan Bajaj di Indonesia.

  1. Pertumbuhan Ekonomi Riau yang cukup besar untuk ukuran Indonesia, mengingat Riau adalah propinsi yang kaya minyak bumi
  2. Anak BM,  begitu istilah untuk bikers Riau, mereka sering banget turing keluar propinsi baik berkonvoy maupun solo riding, baik anak muda maupun keluarga, jika ada brosis punya temen anak Riau tanya aja bikers Riau gimana :) Dan jelas sekali bahwa untuk riding jarak jauh butuh motor sport yang mumpuni :)
  3. Secara Geografis Riau sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia, secara banyak orang riau yang jalan jalan dan belanja ke Singapura dan Malaysia, maka sangat wajar jika selera otomotif mereka terutama di segmen roda dua sangat bagus.

Namun saya pribadi ngga tertarik lagi beli P200NS, secara udah cinta sama Siti Repoh Picek, namun masih tertarik untuk test ride, mudah2an cepat hadir di sumbar..

Selamat Galau ^^ 

Categories: roda dua, Uncategorized | Tags: , , , , , , , , , , , | 15 Komentar

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 152 pengikut lainnya.